Kelana Dua: Cekoslovakia Negeri Antik Tempat Kristal

2 Agustus 2009 at 18:18 1 komentar

Saat itu terbayangpun tidak untuk mengunjungi salah satu negara Eropa Timur. Apalagi pada tahun 1994 ketika itu saya masih terkagum-kagum dengan Jerman, salah satu negara maju di Eropa Barat, sebagai negara pertama pengelanaanku ke negeri orang untuk menjalani training GSM selama 13 bulan.

Kesempatan ke negeri Eropa Timur itu ternyata muncul juga ketika otoritas training kami di Jerman mengatur agar kami peserta training di akhir pekan bisa mengunjungi Cekoslovakia. “Ah, asyik juga nih bisa tau negeri yang kerap jadi tempat shooting film spy sejenis James Bond…” ujar saya dalam hati.

Bis meluncur mengantar rombongan kami para peserta training melewati daerah-daerah yang indah di kiri-kanan jalan. Jalanan di Eropa sudah terhubung mulus antar negara. Pergi melintasi negara-negara di Eropa layaknya pindah antar propinsi dalam satu negara besar. Nyaman sekali… Paling-paling hanya ada pemeriksaan Paspor. Tapi itupun tidak perlu dicemaskan apabila data dan visa kami valid.

1994Praha_ctr2Singkat kata kami sampai di jantung kota Praha Cekoslovakia. “Wow indah dan antik sekali” hati saya bersorak tapi mulut terkatup karena kagum. Bangunan kuno dilestarikan dan resik. Kami diajak tour guide masuk bangunan besar dan ternyata itu adalah bangunan yang pernah saya lihat di film James Bond. Perasaan saya terbang membayangkan saya sendiri melangkah masuk sebagai James Bond untuk memenuhi undangan jamuan makan malam sambil mengintai gembong penjahat. Saya juga ‘mbeling’ membayangkan didampingi Bond girls dalam jamuan makan malam tersebut :p  Eh, bicara tentang kaum hawa (pemudi) di Cekoslovakia sungguh beda rasnya dibanding ras Jerman yang blonde dan terkesan kaku. Pemudi Ceko kelihatan resik, bening, rambut gelap (brunette), dan pretty… Ah, untuk yang ini ndak usah dilanjut ceritanya; malu hati saya… ;)

Selanjutnya kami diberi kebebasan untuk berkeliling dan diingatkan kembali ke bis pada jam yang disepakati.  Ada yang bilang bahwa Ceko tempatnya kristal yang indah, sehingga mengarahkan kami yang penasaran keluar-masuk toko-toko mencari kristal. Semuanya indah, tapi saya keluar-masuk toko belum juga memutuskan membelinya. Bukannya belum menemukan yang indah, tapi harga-harganya saat itu menurut saya relativ mahal ;)  Akhirnya saya beli juga, tapi gak pede beli yang mahal. Sedikit, pokoknya ada untuk oleh-oleh keluarga di tanah air.  Masa kini kalau ada kesempatan ke sana lagi, saya nekat beli yang sedikit mahal.  (Btw, just info, belakangan ketika saya dinas ke Pakanbaru, ternyata saya lihat di sana ada juga kristal yang bagus…)

1994Nov27Ceko_bridgeS

Dalam kurun waktu yang terbatas menjelang senja kami harus sempatkan jalan-jalan ke lokasi-lokasi bersejarah. Jembatan kuno yang banyak dikunjungi turis. Semua berhenti untuk berfoto-foto di jembatan kuno tersebut. Sulit juga rasanya mendapati ruang foto yang bebas dari keramaian orang asing masuk dalam bingkai jepretan ketika tempat tersebut memang merupakan point-of-interest. Ah, pokoknya Ceko itu antik dan indah.. Rasanya saya gak rela ketika keesokan paginya (setelah semalam menginap di hotel) bus rombongan membawa kami kembali ke Jerman untuk melanjutkan training… :p

Entry filed under: Fakta. Tags: , , , , , , , , .

Kegilaan pada RUBIK’s Cube (kubus ajaib) Kelana Intelektual #1

1 Komentar Add your own

  • 1. japs  |  3 Februari 2010 pukul 15:25

    Wah, bikin tambah pengen ke Praha… tempat jantung Chopin ditanam… Nice review, Mas… Thanks :)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calendar

Agustus 2009
S S R K J S M
« Jan   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Blog Stats

  • 13,366 hits

Archives

Kategori

Tulisan Teratas

  • Tidak ada

Tulisan Terkini

Flag Counter since 23-01-10 (before are uncounted)

free counters

my tweets @jokoim


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.